Nexxia Accounting

Blog › Pajak · 29 Oktober 2026

Cara Menghitung PPh 21 TER 2026, Lengkap dengan Contoh dan Insentif DTP

Tarif efektif rata-rata (TER) PPh 21 masih dipakai di 2026. Pelajari kategori A, B, C, contoh hitungan gaji Rp10 juta, perhitungan Desember, dan insentif PPh 21 DTP untuk sektor padat karya.

Sejak 2024, pemotongan PPh 21 karyawan tetap memakai tarif efektif rata-rata (TER) sesuai PP 58 Tahun 2023. Di 2026 tabel TER tidak berubah. Yang baru adalah insentif PPh 21 ditanggung pemerintah (DTP) untuk sektor padat karya melalui PMK 105 Tahun 2025.

Tiga kategori TER

Kategori ditentukan dari status PTKP karyawan:

  • Kategori A: TK/0, TK/1, K/0
  • Kategori B: TK/2, TK/3, K/1, K/2
  • Kategori C: K/3

PTKP setahun tetap: Rp54 juta untuk diri sendiri, tambah Rp4,5 juta bila kawin, dan Rp4,5 juta per tanggungan (maksimal 3 orang).

Rumus Januari sampai November

PPh 21 sebulan = penghasilan bruto sebulan × tarif TER

Penghasilan bruto mencakup gaji, tunjangan, lembur, bonus, serta premi yang dibayar perusahaan untuk JKK, JKM, dan BPJS Kesehatan. Iuran JHT dan JP bagian perusahaan tidak dihitung sebagai bruto.

Contoh: gaji Rp10 juta sebulan

Perusahaan membayar BPJS Kesehatan 4%, JKK 0,24%, dan JKM 0,3%.

  1. Gaji: Rp10.000.000
  2. Premi dibayar perusahaan: BPJS Kesehatan Rp400.000 + JKK Rp24.000 + JKM Rp30.000
  3. Bruto sebulan: Rp10.454.000
Status Kategori Tarif TER PPh 21 sebulan
TK/0 A 2,5% Rp261.350
K/1 B 1,5% Rp156.810
K/3 C 1,5% Rp156.810

Untuk TK/0, gaji bersih yang diterima = Rp10.000.000 − PPh 21 Rp261.350 − iuran karyawan (BPJS Kesehatan 1% Rp100.000, JHT 2% Rp200.000, JP 1% Rp100.000) = Rp9.338.650.

Bulan Desember: hitung setahun

Di masa pajak terakhir (Desember, atau bulan karyawan berhenti), PPh 21 tidak memakai TER. Caranya:

  1. Jumlahkan bruto setahun.
  2. Kurangi biaya jabatan 5% (maksimal Rp6 juta setahun) dan iuran JHT/JP yang dibayar karyawan.
  3. Kurangi PTKP, hasilnya Penghasilan Kena Pajak (dibulatkan ke ribuan ke bawah).
  4. Kenakan tarif Pasal 17: 5% sampai Rp60 juta, 15% sampai Rp250 juta, 25% sampai Rp500 juta, 30% sampai Rp5 miliar, 35% di atasnya.
  5. PPh 21 Desember = PPh setahun − PPh yang sudah dipotong Januari–November. Bila hasilnya minus, kelebihannya dikembalikan ke karyawan.

Setelah itu perusahaan menerbitkan bukti potong A1 paling lambat satu bulan setelah tahun pajak berakhir.

Insentif PPh 21 DTP 2026

Melalui PMK 105 Tahun 2025, PPh 21 karyawan tertentu ditanggung pemerintah untuk masa pajak Januari sampai Desember 2026. Syarat utamanya:

  • Pemberi kerja bergerak di industri alas kaki, tekstil dan pakaian jadi, furnitur, kulit dan barang dari kulit, atau pariwisata, dengan kode KLU yang tercantum di lampiran PMK.
  • Penghasilan bruto karyawan paling banyak Rp10 juta sebulan.
  • PPh 21 yang ditanggung pemerintah dibayarkan tunai kepada karyawan saat gaji dibayar, dan dilaporkan di SPT Masa PPh 21.

Bila usaha Anda tidak termasuk sektor tersebut, perhitungan PPh 21 tetap seperti biasa.

Hitung otomatis

Menu Pencatatan Gaji di Nexxia menghitung bruto, kategori TER, iuran BPJS, dan perhitungan setahun di Desember secara otomatis, lalu menyiapkan file eBupot (BPMP dan A1) untuk diimpor ke Coretax.

Bila usaha Anda berhak atas PPh 21 DTP, aktifkan sekali di setelan penggajian. Nexxia menandai karyawan yang memenuhi batas Rp10 juta, membayarkan PPh-nya secara tunai bersama gaji, mencantumkannya di slip gaji, dan mengisi fasilitas DTP di file eBupot.

Dasar hukum

  • PP 58 Tahun 2023 tentang tarif pemotongan PPh 21 (TER).
  • PMK 168 Tahun 2023 tentang petunjuk pelaksanaan PPh 21.
  • PMK 105 Tahun 2025 tentang PPh 21 ditanggung pemerintah tahun 2026.

Diperbarui Oktober 2026. Contoh memakai tarif JKK 0,24% (risiko sangat rendah). Untuk kasus khusus, rujuk teks resmi peraturan atau konsultan pajak Anda.